5 Sisi Negatif Teknologi Terhadap Alam dan Lingkungan

Teknologi yang semakin berkembang memang dapat mempermudah kehidupan manusia. Segala aktivitas dan kebutuhan hidup terbantu dengan kehadirannya. Akan tetapi, di dunia ini selalu ada dua sisi dalam suatu hal, positif dan negatif. Setelah memanfaatkannya secara maksimal, pernahkah Anda berfikir tentang dampak negatif teknologi pada lingkungan sekitar Anda? Simaklah uraian berikut ini.

5  Dampak Buruk Teknologi Pada Lingkungan

  1. Dampak Negatif Mobil / Motor Pada Lingkungan

dampak negatif teknologi pada lingkungan

Untuk membuat mobil berjalan, dibutuhkan oli. Oli yang bocor ataupun sisa oli yang dibuang di atas tanah akan mengakibatkan pencemaran tanah, matinya tumbuhan, hingga pencemaran air bila dibuang di sungai. Ketika dikendarai pun mobil pasti mengeluarkan asap atau gas tertentu yang menyumbang polusi serta berkontribusi terhadap naiknya suhu permukaan bumi.

  1. Dampak Negatif Listrik Pada Lingkungan

Listrik bersumber dari gas, minyak bumi, dan batu bara. Pada prosesnya, batu bara dan minyak bumi melepaskan partikulat menuju udara sekitarnya. Prosesnya pun tak jarang melepaskan karbon monoksida, sehingga mengakibatkan polusi. Tenaga listrik yang memanfaatkan air sebagai pembangkitnya pun berpotensi merusak ekosistem. Jika ekosistem rusak, maka hewan dan tumbuhan di dalamnya akan terganggu.

  1. Dampak Negatif Limbah Teknologi Pada Lingkungan

dampak negatif teknologi pada lingkungan

Limbah teknologi berupa alat elektronik tua yang sudah rusak pastinya tak mungkin bisa dimanfaatkan lagi. Kebanyakan hanya diletakkan begitu saja atau di buang pada tanah lapang tempat pembuangan akhir. Limbah tersebut berpotensi mengeluarkan racun loam, timbal, lithium, dan merkuri pada lingkungan sekitarnya. Timbal sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan kerusakan otak anak dan anemia.

  1. Dampak Negatif Perabotan Rumah Tangga Pada Lingkungan

dampak negatif teknologi pada lingkungan

Berbagai perabotan rumah memang memudahkan dan menyenangkan karena dapat membantu kehidupan. Tetapi pernahkah Anda berfikir bahwa kemudahan yang Anda dapatkan ternyata mengorbankan sesuatu? Misalnya kulkas, kulkas yang mengandung CFC menyababkan terkikisnya lapisan ozon dan pemanasan global. Mesin cuci pun demikian, karena menggunakan banyak air maka berpotensi merusak ekosistem.

  1. Dampak Negatif Menara Pemancar / Tower Pada Lingkungan

dampak negatif teknologi pada lingkungan

Memainkan ponsel pintar dengan sinyal lancar sangat menyenangkan. Tetapi, sinyal lancar tersebut diperoleh dari pemancar yang semakin hari jumlahnya semakin banyak. Padahal, tower sinyal berpotensi merusak ekosistem sekitar, menyebabkan cacat pada manusia, kanker, radiasi gelombang, hingga tersambar petir dan roboh menimpa lahan serta pemukiman di sekitarnya.

Itulah lima dampak negatif teknologi pada lingkungan. Memisahkan teknologi dari kehidupan manusia sudah tidak mungkin lagi, tetapi menggunakannya secara bijaksana dapat menurunkan resikonya. Seiring berjalannya waktu, teknologi akan terus berkembang, ingatlah baik – baik bahwa secanggih apapun teknologi yang ada, lingkungan dan alam sekitarnya harus tetap dijaga. Jangan sampai segalanya rusak dan manusia pun akan terkena batunya.

Leave a Reply