Cegah Internet Down Akibat Corona, Whatsapp Batasi Status Video Jadi 15 Detik

India menjadi kesekian kali negara yang terpapar virus corona covid-19 di tengah situasi pandemic ini. Pemerintah pun segera melakukan lockdown untuk warga negaranya. Menganggapi hal tersebut, aplikasi pesan instan WhatsApp, memutuskan untuk membatasi panjang maksimum status video untuk pengguna mereka di India.

Sebelumnya, diketahui panjang maksimum video untuk membuat story Whatsapp hanyalah 30 detik saja. Namun setelah memutuskan akan melakukan pembatasan, kini panjang maksimumnya hanya 15 detik

Menurut Direktur Komunikasi Whatsapp Asia-Pacific, Sravanthi Dev mengungkapkan alasan kenapa India menjadi negara pertama yang di kenakan pembatasan tersebtu. Pasalnya, pengguna Whatsapp paling banyak berasal dari India.

Tak hanya itu saja, Jumlah penduduk yang sangat banyak kurang lebih 700 juta  diprediksi akan menimbulkan kemacetan jaringan data yang terjadi di negara itu. Mengingat semua warga kebanyakan tinggal dirumah karena kebijakan lockdown dari pemerintah.

“Whatsapp bergabung dengan layanan lain untuk mengurangi potensi kemacetan jaringan seluler selama pandemi virus corona. Caranya, kami membatasi panjang maksimum status video dari 30 detik menjadi 15 detik,” ujar Dev dilansir dari cnnindonesia.com.

“Ini hanya bersifat sementara dan akan mengevaluasi feedback dari pengguna,” imbuhnya.

Cegah Internet Down Akibat Corona, Whatsapp Batasi Status Video Jadi 15 Detik

Tanggapan Aplikasi Lain Hadapi Lonjakan Traffi Internet

Namun kebijakan pembatasan durasi tersebut nampaknya belum diterapkan di Indonesia. Sebab saat dicoba,untuk merekam video lewat Whatsapp Stories, durasi video masih 30 detik. Artinya, Whatsapp belum menerapkan kebijakan seperti di India.

Berita ini pertama kali uncul dari cuitan diakun Twitter @WABetaInfo dikutip dari Gizmo China.
“Anda (pengguna Whatsapp di India) tidak dapat lagi mengirim video ke Whatsapp Stories lebih dari 16 detik. Anda hanya bisa membuat video berdurasi 15 detik. Mungkin ini inisiatif untuk mengurangi lalu lintas infrastruktur server,” cuit @WABetaInfo.

Selain WhatsApp, Facebook dan anak perusahaan Instagram juga diberitakan hendak  menurunkan kualitas gambar video untuk pengguna di Eropa. Langkah ini guna mencegah kepadatan lalu lintas data pengakses video akibat virus corona SARS-Cov-2 pasca kebijakan lockdown.

Ketika banyak orang menghabiskan waktunya di rumah akibat pembatasan aktivitas di luar rumah, maka terjadi lonjakan data traffic video dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut dinilai ada kemungkinan disebabkan karena banyak yang mengakses media sosial Facebook dan Instagram.

Tak hanya Facebook dan Instagram saja,layanan  Netflix, YouTube, Amazon dan Disney juga telah memutuskan untuk menurunkan kualitas gambar video.

 

Leave a Reply