Uji Coba Jaringan 5G Di Batam Melalui Video Call

Telkomsel nampaknya kembali menorehkan catatan prestasi sebagai perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Pasalnya, beberapa hari yang lalu telkomsel telah sukses melakukan uji coba panggilan video (video call) melalui jaringan 5G. Telkomsel pun mengklaim bahwa mereka adalah yang pertama kalinya melakukan uji coba video call di jaringan 5G di Indonesia.

Pada percobaab tersebut, di lakukan secara bertahap. Pertama percobaab di lakukan dengan menghubungi Direktur Planning and Transformation Telkomsel Edward Ying dengan Presidet Director Ericsson Indonesia yaitu Jerry Soper melalui vide call. Keduanya saat itu sama sama berada di Batam dalam rangka uji coba jaringan 5 G tersebut.

Selanjutnya yang kedua di lakukan video call antara Dirjen SDPPI, Ismail dengan Managing Dorector Network Optus, Dennis Wong yang sedanag berada si Sydney Australia saat itu. Di negara tersebut memang telah di komersialkan beberapa titik dengan menggunakan jaringan 5G.

Uji Coba Jaringan 5G Di Batam Melalui Video Call

Hasil Uji Coba Jaringan 5G di Batam

Untuk melakukan panggilan video tersebut, Telkompsel melakukannya dengan menggunakan aplikasi Google Duo melalui jaringan 5G. Jaringan tersebut di lakukan di band frekuensi 3,5 GHz yang di sediakan oleh Ericsson.

Sedangkat perangkat yang di gunakan untuk melakukan panggilan adalah perangkat smartphone merk Oppo Reno 5G. Smartphone itu sendiri merupakan perangkat dengan bsis Reno 10x Zoom yang telah di bekali tambahan modem X50 untuk dapat mendukung konektivitas Jaringan 5G.

Dari uji coba tersebut terihat bahwa panggilan video berlansung lancer, baik dari segi video maupun audio yang di gunakan. Video yang di tampilkan pun memiliki resolusi tinggi yang bahkan sama sekali tidka pecah. Dapat dilihat oleh semua undangan behwa gambar tidak terlihat seperti kotak kotak pada saat di tampilkan di layar besar yang di pasang di panggung.

Selain melakukan panggilan video call, Telkomsel pun memamerkan beberapa contoh penggunaan jaringan 5G lainnya seperti drone sebagai smart air patrol, smart surveillance, seamless, gaming, serta solusi-solusi kolaboratif.

Semua itu menunjukkan hasil kecepatan internet mobile yang terbilang tinggi dalam mentranster data srta memiliki latensi yang rendah. Dimana semain rendah latensi suatu provider atau jaringan berarti semakin baik pula kualitas sinyal dan kecepatan internetnya.

Uji coba yang di lakukan di Batam tersebut sesuhhnynya merupakan bagian dari use case jaringan 5G yang di pamerkan oleh Telkomsel.

Tentu saja dengan adanya uji coba tersebut memberikan harapan agar kualitas jaringan internet di Indonesia semakin meningkat dan bisa tersu di perbaiki agar mampu bersaing dengan negara negara lain yang telah lebih dulu menerapkan jaringan 5G di negaranya. Sebab segala sesuatu dalam kegiatan masyarakat maupun pemerintahan saat ini begitu erat dengan internet.

Leave a Reply